
Apakah kamu pernah membuat website? Jika sudah pernah, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah hosting. Sebagai salah satu komponen dalam proses pembuatan website, secara umum hosting dibutuhkan untuk menyimpan berbagai data agar bisa diakses secara online.
Konsep dan cara kerja web hosting hampir sama seperti sebuah komputer, dimana kamu bisa mendapatkan resource berupa memori penyimpanan internal, RAM, sistem operasi, serta spesifikasi lain. Bedanya, web hosting merupakan sebuah komputer server yang terus menerus terhubung dengan koneksi internet sehingga data yang ada bisa diakses oleh siapa saja.
Nah, agar lebih mengenal terkait web hosting, berikut sudah kami siapkan penjelasan fungsi hosting dan VPS (Virtual Private Server) yang perlu kamu ketahui.
Fungsi Utama Hosting
1.Menyimpan Data Agar Bisa Diakses Pengguna
Mayoritas pengguna internet mengenal web hosting sebagai media penyimpanan data. Hal ini nggak salah kok, pasalnya salah satu fungsi hosting memang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai macam tipe data.
Contoh data yang biasa disimpan di dalam web hosting antara lain seperti gambar, video, teks, serta berbagai script yang ingin ditampilkan kepada pengunjung website.
Perlu diketahui, hosting juga memiliki batasan dalam hal resource yang bisa digunakan, tidak terkecuali soal kapasitas penyimpanan. Beberapa perusahaan web hosting memberikan paket sewa dengan spesifikasi penyimpanan mulai dari 500MB hingga 100GB.
Jika kamu ingin menggunakan resource yang lebih besar, biasanya lebih cocok menggunakan VPS atau Virtual Private Server yang juga akan dibahas pada artikel kali ini.
2.Menjaga Website Tetap Online
Fungsi hosting yang juga tidak kalah penting adalah untuk menjaga agar konten website atau aplikasi tetap bisa diakses secara online. Pernahkah kamu menemukan website atau aplikasi yang sedang down dan tidak bisa diakses secara online? Nah, kemungkinan besar saat itu sedang terjadi masalah pada layanan hosting yang digunakan.
Hosting merupakan salah satu infrastruktur yang bisa membuat website bisa diakses kapanpun dan dari manapun melalui jaringan internet. Tanpa adanya hosting, data di website hanya akan bisa diakses secara lokal via komputer pengguna.
3.Menentukan Lokasi Website
Ketika kamu menyewa web hosting, umumnya akan mendapatkan pilihan lokasi server berada, apakah server tersebut di Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, atau negara lain di dunia. Hal ini secara tidak langsung kamu sedang memilih region atau lokasi website ditempatkan.
Adapun letak atau lokasi hosting sebuah website sendiri menurut beberapa sumber bisa menentukan user experience. Pasalnya, semakin jauh jarak lokasi hosting dengan pengguna maka kecepatan akses website juga akan menurun.
Jadi, jika target pengunjung website kamu mayoritas adalah orang Indonesia, maka sebaiknya menggunakan hosting yang berlokasi di Indonesia. Begitu juga sebaliknya, jika target pengunjung dari luar negeri maka direkomendasikan memakai hosting yang berada di luar negeri.
Fungsi VPS yang Perlu Diketahui
Setiap VPS atau Virtual Private Server bisa disebut sebagai web hosting, namun setiap web hosting belum tentu merupakan VPS (Virtual Private Server). Gampangnya, VPS merupakan salah satu jenis layanan web hosting yang bisa digunakan oleh blogger maupun web developer, berikut fungsi VPS yang membedakan dari paket hosting lainnya.
1.Menampung Traffic Website Tinggi
VPS (Virtual Private Server) adalah sebuah layanan yang memakai teknologi visualisasi untuk membagi resource pada server fisik menjadi beberapa paket server virtual. Maka dari itu, tidak heran jika VPS banyak dimanfaatkan untuk mengakomodir kebutuhan website dengan traffic besar karena memiliki dukungan resource yang besar.
Jika kamu memiliki website toko online atau portal berita, sangat direkomendasikan menggunakan VPS sebagai web hosting.
2.Untuk Menyimpan Data Backup
Salah satu keunggulan dari VPS dibandingkan dengan paket hosting lainnya adalah kapasitas penyimpanannya yang relatif lebih besar. Alhasil, kamu bisa menjadikan VPS sebagai layanan private backup dari website lain.
3.Remote Desktop
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, VPS ibarat sebuah komputer yang memiliki dukungan RAM, penyimpanan internal, sistem operasi, dan komponen lain layaknya sebuah komputer.
Dengan adanya jaringan internet yang terus terhubung, maka VPS bisa difungsikan sebagai pengontrol server secara penuh dari lokasi manapun.
4.Sebagai VPN
Apakah kamu pernah mendengar VPN (Virtual Private Network)? Pada dasarnya VPS juga bisa dimanfaatkan untuk membangun VPN sebagai jaringan private yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu.
Biasanya, fungsi ini banyak dimanfaatkan perusahaan yang membutuhkan jaringan khusus untuk kebutuhan pertukaran data antar karyawan.
5.Menjadi Server Percobaan
Karena VPS memiliki dukungan memori penyimpanan, RAM, inodes, bandwidth, serta komponen lain yang relatif besar, maka tidak heran jika VPS sering dimanfaatkan menjadi server percobaan.
Itulah fungsi hosting dan VPS sebagai salah satu komponen untuk membuat website. Tips dari kami, usahakan untuk menggunakan web hosting dari perusahaan yang sudah terpercaya rekam jejaknya. Jangan tergiur dengan biaya sewa murah, karena reputasi dan keamanan data website kamu menjadi taruhannya.
Semoga bermanfaat.